Di Balik Gemerlap Liga Indonesia

Januari 9, 2009 at 2:57 pm Tinggalkan komentar

idndo-bolaIronis! Mungkin itulah yang tergambar dalam benak ketika beberapa waktu lampau mendengar kabar, Sepakbola Indonesia menguras hampir separuh dari kantong PAD (Pendapatan Asli daerah). Padahal dana untuk raskin (rakyat miskin, pen) saja jauh sangat kecil di bawah itu…Adilkah??

Gemerlap pertandingan sepak bola, mampu membius hampir tiap kaum adam, bahkan tak luput juga sebagian kaum hawa. Atas semua kesenangan melihat pertandingan ini, ternyata tersimpan misteri yang bisa jadi membuat mata rakyat jelata terbelalak. Bukan disebabkan kemampuan pemainnya memasukkan bola ke gawang, tapi karena besarnya dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) yang digunakan club sepak bola, hingga menguras kas ‘hak’ rakyat Indonesia. Padahal, di sana sini masih bayak tercecer kelaparan, kemiskinan dan kesengsaraan. Apakah rela mereguk kesenangan semata, sementara di sekiling kita masih menderita?

Kuras Dana Rakyat
Akhir-akhir ini, kemeriahan Liga Indonesia tak semewah tahun sebelumnya. Bisa jadi karena segudang masalah dunia sepak bola yang kian menumpuk dan mendatangkan keniscayaan. Mulai dari ‘skandal’ uang APBD yang berakibat klub-klub besar yang biasanya membuat pesta launcing teamnya dilakukan di hotel berbintang, tetapi sekarang hanya dilakukan di depan stadion.

Siapa sangka bahwa selama ini, sepak bola Indonesia telah menguras hampir separuh dana APBD. Total dana yang dikeluarkan untuk club sepak bola di Indonesia mencapai 600 Milyar per tahun. Padahal, menurut data Departeman Dalam Negeri, sejak pelaksanaan otonomi daerah yang disuarakan mulai tahun 2001, dana APBD yang disalurkan ke daerah sangat besar yaitu mencapai 81,47 Triliun. Bahkan, pada tahun 2006 lalu meningkat drastis menjadi 220,07 Triliun. Jika dituliskan dalam prosentase, rata-rata mengalami kenaikan pemasukan APBD 23,9 persen per tahun.

Untuk sepakbola, bila dirinci, untuk klub divisi utama saja, dalam setahun merogoh kecek APBD sebesar 11-25 Milyar. Sedangkan, bagi klub divisi I juga dapat jatah APBD sekitar 4-12 Milyar per tahun. Bahkan, dalam Liga Indonesia tahun lalu, klub Persija menyiapkan anggaran hingga 20 Milyar.

Iklan

Entry filed under: BERITA. Tags: , , .

Mengingat Sejarah +Teamgeist Kaos Timnas Inggris Home 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Status

Supported by

pimp myspace

Informasi

tips pemesanan

%d blogger menyukai ini: