Sepakbola sebagai Agama dan Budaya Tanding

Agustus 9, 2008 at 8:45 pm 3 komentar

Film dokumenter pertama tentang penonton sepak bola negeri ini. Mengisi kekosongan tema olahraga dalam film Indonesia. Dibuat oleh sutradara yang salah satu film pendeknya menjadi film resmi Piala Dunia 2006.

Suara gemuruh itu menggetarkan siapa saja yang mendengarnya, yang suka maupun yang tidak, apalagi bagi lawan.Bagai gaung ribuan lebah, ribuan orang dengan satu jiwa menyanyikan mars. Genderang ditabuh bertalu-talu. Warna oranye mendominasi lapangan sepakbola. Beberapa kaos-berwarna oranye-lengkap dengan tulisan “Holigan Depok”, “Garis Keras”, “Gue Anak Jakarta”, “I Will Never Stop Fighting”, juga “Lu Asyik Gue Nyantai, Lu Usik Gue Bantai”. Gema perjuangan itu terus terngiang, bahkan saat film ini sudah beberapa menit lepas diputar. Ayo Persija Macan kemayoran/Tunjukkan taringmu, jatuhkan lawanmu/Kami The Jakmania selalu mendukungmu/Persija, Persija juara.

Andibachtiar Yusuf menghela nafasnya, penganut sepakbola yang juga seorang filmmaker ini akhirnya berhasil menuntaskan impiannya. Menyelesaikan sebuah film dokumenter panjang tentang suporter Persija, Jakmania. “Tiga tahun lebih lamanya saya bagai menjadi bayangan mereka, dari satu kota ke kota yang lain demi cita-cita saya…menunjukkan bahwa sepakbola juga punya jiwa di Indonesia,”

Dari Jakarta, Tangerang, Solo, Sleman, Palembang sampai Bali, Yusuf membawa kameranya mengikuti obyeknya yang menurutnya memiliki nilai eksotis sangat tinggi di mata dunia. “Jakmania sebenarnya bukan tujuan utama saya, Aremania atau Bonek adalah target awal,” kisahnya di perjumpaan dengannya saat menyiapkan pemutaran film berjudul The Jak ini. “Di saat itu juga semua sponsor yang saya datangi menyebut saya gila, mereka bilang suporter Indonesia hanya doyan tawuran,” kisahnya lagi.

Iklan

Entry filed under: BERITA. Tags: , , , , .

Daniele De Rossi, Midfielder Dengan Mata Haus Gol Trendi Dengan Kaos

3 Komentar Add your own

  • 1. AREMANIA in the JAKARTA CITY  |  September 15, 2008 pukul 6:00 pm

    SALAM SATU JIWA AREMA

    Balas
  • 2. nurul  |  September 27, 2008 pukul 6:07 am

    gMn sIch kQ ja9oan ksAyanganQ bZ kAlah saat mNghadapi pErsik!!!!!

    mN nich pRananny bP,aLiyudin, n hNdro kartiKo????

    Balas
  • 3. yusuf  |  September 27, 2008 pukul 6:17 am

    gimana sih persija masa bisa kalah sama persik ?

    mana kekuatannya kan ada Bp, Alyuddiiiin,Ilhaaaaam??

    masa masih kalah sih!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Status

Supported by

pimp myspace

Informasi

tips pemesanan

%d blogger menyukai ini: